Instalasi Rawat Inap

 

Linac adalah singkatan dari linear accelerator, yaitu alat yang menghasilkan radiasi sinar-X berenergi tinggi untuk pengobatan kanker. Linac ini dilengkapi 7 pilihan energi sehingga dapat digunakan untuk mengobati kanker dengan berbagai variasi kedalaman dan ukuran. Dengan bantuan komponen Multi-Leaf Collimator (MLC), radiasi yang dikirimkan dari alat Linac dapat dibentuk menyerupai jaringan kanker sehingga dapat mengurangi efek samping pada jaringan sehat di sekitarnya.

Saat ini Linac menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan yang dimiliki oleh RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito di Yogyakarta. Linac RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito memiliki kapasitas untuk melayani pasien kanker dari berbagai jenis dan stadium, baik pasien umum maupun BPJS.

Dilengkapi dengan teknologi canggih, seperti sistem perencanaan dosis 3D, sistem verifikasi gambar, dan sistem pengendalian kualitas dan diawaki oleh tim dokter spesialis radiologi onkologi, fisikawan medis, radiografer, dan perawat yang berpengalaman dan profesional. RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien kanker.

HEMODIALISA

    Instalasi Hemodialisis RPSAU dr. Suhardi Hardjolukito merupakan eselon pelaksana yang bertugas melaksanakan pelayanan kesehatan bagi personel TNI Angkatan Udara baik militer maupun pegawai negeri sipil beserta keluarganya serta masyarakat umum yang mengalami gangguan fungsi ginjal  baik akut maupun kronik.  Instalasi Hemodialisa RSPAU dr.S.Hardjolukito adalah salah satu unit unggulan yang memberikan pelayanan hemodialisis (cuci darah) secara profesional sesuai dengan visi dan misi RSPAU dr. S.Hardjolukito Pada tanggal 24 Februari 2016 pengembangan pelayanan diInstalasi Hemodialisa RSPAU dr.S.Hardjolukito dengan diresmikan gedung hemodialisa oleh Kepala Staf Angkatan udara Marsekal Agus Supriatna yang merupakan hibah dari PT Menjangan. Dengan menempati gedung hemodialisa yang baru dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien hemodialisa

    Dalam memberikan pelayanan  Hemodialisis, Instalasi hemodialisa mempunyai visi, misi dan motto pelayanan sebagai berikut:

Kemampuan pelayanan Instalasi Hemodialisa  RSPAU dr.S.Hardjolukito sebagai berikut:

  1. HD Intermiten (2 atau 3 kali seminggu, 4-5 jam/sesi)
  2. Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT) di ruang ICU
  3. Sustained Low-Efficiency Dialysis (SLED) untuk kondisi-kondisi klinis yang buruk/hemodinamik tidak stabil.
  4. Traveler Dialysis.

    Kemampuan tindakan pelayanan hemodialisa RSPAU dr.S.Hardjolukito saat ini:

  1. Kapasitas ruang pelayanan hemodialisa adalah 60 mesin dengan dibagi dalam ruangan hemodialisa Lantai I dan Lantai II yang terdiri dari pelayanan HD Reguler, Pelayanan HD VIP, pelayanan HD dengan ruangan khusus.
  2. Jumlah pelayanan HD yang dapat dilaksanakan saat ini dengan 38 mesin adalah 228 pasien dengan jumlah tindakan hemodialisa pertahun sebanyak 21.888 tindakan

    Dalam melaksanakan misi RSPAU dr.S.Hardjolukito khususnya bidang sumberdaya manusia saat ini Instalasi hemodialisa diawaki oleh personel yang profesional dan kompeten dalam pelayanan dialisis sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 812/Menkes/PER/VII/2010 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatanyang terdiri dari:

  1. Doketer konsultan ginjal dan hipertensi.
  2. Dokter spesialis penyakit dalam yang telah mengikuti pelatihan intensive.
  3. Dokter pelaksana yang telah mengikuti pelatihan intensive.
  4. Perawat yang telah mengikuti pelatihan intensive.

    Sesuai Keputusan Menteri Keuangan 374 tahun 2018 RSPAU ditetapkan sebagai Satker BLU, maka Instalasi Hemodialisa berdasarkan rencana stategi bisnis akan mengembangkan pelayanan  dan non pelayanan seperti pelatihan intensive pagi paramedis.

Instalasi Rehabilitasi Medik merupakan suatu instalasi yang memberikan pelayanan rehabilitasi medik yaitu pelayanan kesehatan terhadap gangguan baik yang bersifat fisik maupun gangguan fungsi akibat dari penyakit, kondisi akibat penyakit atau trauma melalui intervensi medis, modalitas dan atau terapi fisik sebagai bagian dari upaya rehabilitatif untuk mencapai kemampuan fungsi yang optimal dan atau kemandirian.

  1. Gangguan muskuloskeletal : nyeri punggung bawah, osteoartritis, nyeri leher, kekakuan sendi
  2. Pasca stroke
  3. Program latihan pasca deconditioning, tirah baring lama, pasien gangguan jantung
  4. Pasca fraktur
  5. Anak dengan gangguan tumbuh kembang, cerebral palsy, autisme, ADHD
  6. Gangguan saraf: carpal tunnel syndrome, bells palsy dll
  7. Kelemahan anggota gerak

INSTALASI FARMASI

Pelayanan Farmasi merupakan pelayanan penunjang sekaligus revenue center utama bagi Rumah Sakit. Instalasi Farmasi khususnya gudang farmasi untuk menjaga persediaan obat-obatan agar terhindar dari kerusakan serta menjaga mutu obat-obatan yang disimpan di gudang farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian tata ruang dan sistem penyimpanan sediaan farmasi di gudang farmasi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Yogyakarta berdasarkan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan ke Farmasian di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara prospektif dengan observasi langsung dan wawancara kepada kepala gudang farmasi yang meliputi tata ruang dan sistem penyimpanan sediaan farmasi. Hasilnya dianalisa secara deskriptif dengan menggunakan analisa presentase. Hasil penelitian yang di dapat berdasarkan lembar ceklist untuk tata ruang mendapat hasil 94,75?n untuk sistem penyimpanan mendapatkan hasil 100%. Hasil Ceklist yang didapat, dibandingkan dengan Petunjuk Teknis Pelayanan ke Farmasian tahun 2019. Hasil ceklist diperkuat dengan hasil wawancara yang menunjukan bahwa sistem penyimpanan obat di Gudang Farmasi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito telah sesuai dengan standar.

Dilakukan pengontrolan dan pengawasan yang ketat dalam pemberian obat kepada pasiennya. memberikan pelayanan meliputi :

1. Peracikan dan pendistribusian obat.

2. Informasi dan pelayanan obat.

3. Penyimpanan obat.

4. Formularium obat RS.

5. Pelayanan one day dosis (ODD).

6. Visite pasien.

7. Konseling pasien.

Laboratorium patologi klinik tersedia di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito yang akan melayani Anda selama 24 jam. Dengan peralatan laboratorium yang canggih dilengkapi dengan system komputerisasi dan quality control yang tepat sehingga mampu memberikan hasil laboratorium yang cepat dan akurat.

Pemeriksaan Swab RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) atau sering disebut dengan Swab PCR merupakan jenis pemeriksaan yang memiliki tujuan untuk menegakkan diagnosa dari penyakit Covid-19. Untuk pemeriksaan Swab PCR ini berbeda dengan pemeriksaan Rapid Antigen.  Apabila hasil pemeriksaan rapid Antigen menunjukkan hasil yang reaktif, maka untuk menegakkan diagnosa maka pasien dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan pemeriksaan Swab PCR. Selama masa menunggu hasil pemeriksaan Swab PCR keluar, pasien dianjurkan untuk tetap melakukan isolasi mandiri.

Laboratorium PCR RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito juga telah bekerjasama dengan Kemenkes, pasien yang swab PCR / Antigen Sudah Terintegrasi melalui Aplikasi Peduli Lindungi dan Sudah Terinput melalui Aplikasi Kemenkes yaitu Allrecord sehingga surat bisa digunakan untuk syarat penerbangan.

INSTALASI RADIOLOGI

    Alat radiologi memiliki fungsi sangat penting untuk mendeteksi penyakit dalam tubuh manusia yang tak terlihat secara kasat mata seperti , patah tulang, kanker dan lainnya. Kini dengan adanya fasilitas radiologi berteknologi tinggi dan terintegrasi, warga Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin mendapatkan pelayanan rontgen yang lengkap dapat dilakukan di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Tidak hanya pelayanan radiologi konvensional, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito juga memiliki alat canggih seperti MRI 1,5 tesla yang merupakan salah satu pelayanan unggulan di RSPAU.

  • Konvensional
  • CT Scan 16 Slice
  • Fluroscopy
  • Mammografi
  • BMD (Bone Mineral Densitometri)
  • USG 4 Dimensi
  • MRI 1,5 tesla
  • Linac